Dengan hulu di Desa Baseh, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas sungai ini mengalir melalui 5 Kecamatan sebelum masuk bergabung dan menyatu dengan Sungai Serayu. 5 Kecamatan yang dilintasi oleh sungai yang cantik ini antara lain Kecamatan Kedung Banteng, Kecamatan Karanglewas, Kecamatan Purwokerto Barat, Kecamatan Purwokerto Selatan, dan Kecamatan Patikraja.
Debur riak yang yang tiada berhenti berlarian setiap tahunnya, menjadikan hulu sungai ini menjadi putri cantik yang diperebutkan oleh beberapa investor untuk membangun pembangkit listrik microhidro. Sudah tercatat beberapa investor telah mengajukan izin untuk membangun pembangkit listrik tersebut di Desa Baseh, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas.
Selain dimanfaatakan sebagai sumber pengairan lahan pertanian disekitar sungai tersebut, sungai logawa juga sudah dikembangkan untuk kegiatan kepariwisataan. Obyek Wisata Arum Jeram telah dikembangkan di salah satu bagian hulu sungai ini. Start poin untuk kegiatan arum jeram ini berada di Desa Baseh, Kecamatan Kedung Banteng.
Potensi yang sangat besar yang dikandung oleh Sungai Logawa menjadi tantangan yang besar bagi proses perencanaan tata ruang untuk menjaga, merawat, memanfaatkan dan melestarikan Singai Logawa ini. Dengan pengendalian pemanfaatannya diharapkan Sungai Logawa tetap terjaga kecantikannya dan berdaya guna bagi masyarakat di sekitarnya dan Kabupaten Banyumas secara umum.






Tidak ada komentar:
Poskan Komentar