MEDIA KOMUNIKASI & INFORMASI MENGENAI PERENCANAAN, PEMANFAATAN & PENGAWASAN TATA RUANG DI KABUPATEN BANYUMAS

Selasa, 03 Juli 2012

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN TAMAN BALAI KEMAMBANG KELURAHAN BANCAR KEMBAR


Bupati Banyumas sedang meletakan batu pertama 

Selasa, 3 Juni 2012 dilakukan pemasangan batu pertama pembangunan RTH baru di Perkotaan Purwokerto oleh Bupati Banyumas. Balai Kemambang merupakan RTH baru yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas di Kelurahan Bancar Kembar.
Taman Balai kemambang dibiayai dengan sumberdana APBD tahun 2012 dengan nilai kontrak Rp 936.000.000,-dilaksanakan oleh kontraktor CV. Kalingga Raya  Purwokerto dengan nomor kontrak 027/036/PPK/VI/2012. Pembangunan taman ini direncanakan dilaksanakan secara bertahap. Pelaksanaan tahap awal pada Tahun 2012 akan dilaksanakan dengan jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender, dan tahap selanjutnya direncanakan dengan nilai sekitar 2,5 M diagendakan pelaksanaannya pada Tahun Anggaran 2013.
Lokasi terletak di Jalan Karang Kobar, kelurahan Bancarkembar dan menempati lahan seluas 1,2 ha dengan ukuran lebar 140 m (ke arah utara) dan  ke arah dalam (Barat) sekitar 80 m. Permukaan lahan rencana kegiatan memiliki kondisi yang landai dan menurun ke arah Selatan dengan  kemiringan lahan  sekitar 1,2%,  sedangkan dari arah timur ke barat didominasi oleh muka tanah yang datar namun pada bagian barat terdapat penurunan yang cukup curam. 
Antusiasme anak - anak sekitar lokasi RTH akan keberadaan taman bermain yang baru

Batas-batas lahan : Sebelah Selatan dibatasi permukiman penduduk, Sebelah Barat dibatasi persawahan milik Kelurahan Purwonegoro dan Sokanegara, Sebelah Utara dibatasi lahan milik perseorangan dan Sebelah Timur dibatasi Jl.Karangkobar.
Konsep dasar rancangan adalah memanfaatkan potensi lokasi yang spesifik untuk dapat dijadikan daya tarik/pusat perhatian dan sekaligus sebagai landmark. Salah satu yang potensi yang dapat ditampilkan dan bahkan bisa dijadikan dasar filosofis, bahwa lokasi yang direncanakan terdapat saluran irigasi yang selalu mengalir sepanjang tahun
Kondisi inilah yang mendasari inspirasi untuk bisa memanfaatkkan air semaksimal mungkin, melalui ide pembuatan cekungan atau kolam agar aliran air menggenangi cekungan tersebut dan apabila sudah mencapai batas yang telah ditentukan air tersebut keluar lagi untuk mengairi daerah yang dilewati.
 Undangan acara peletakan batu pertama RTH Balai Kemambang

Secara ekologis  kolam/ cekungan  dapat fungsi sebagai konservasi air, bahwa air yang mengalir diberikan ruang  untuk bisa meresapkan ke dalam tanah yang secara perlahan akan mengisi air tanah di kawasan Bancarkembar dan sekitarnya serta memberikan pengaruh yang signifikan pada kondisi iklim mikro.
Pada tahap pertama pekerjaan fisik yang dilaksanakan meliputi pekerjaan  konstruksi kolam, pembuatan saluran dan lapisan dasar jalur pejalan kaki, sedangkan pekerjaan lainnya akan dilakukan pada tahap kedua di tahun 2013 termasuk penanaman vegetasi.
Taman ini terdiri dari kolam dengan luas  sekitar 1.500 m2 terdapat pula bangunan semi terbuka/ bale yang seolah-olah terapung bila air kolam penuh, dilengkapi pula  jalur setapak untuk berjalan kaki sekaligus sebagai jogging track, tempat duduk-duduk, tempat untuk permainan, sumur resapan, kantin/tenda, tempat parkir, KM/WC, lampu penerangan, parkir area, dan jalur jalan khusus untuk refleksi.
 
 Pengarahan Bupati Banyumas atas pembangunan RTH Balai Kemambang