MEDIA KOMUNIKASI & INFORMASI MENGENAI PERENCANAAN, PEMANFAATAN & PENGAWASAN TATA RUANG DI KABUPATEN BANYUMAS

Rabu, 02 Januari 2013

Penataan Ruang Kabupaten Banyumas 2013, Menuju Perencanaan Kota dan Wilayah Yang Humanis

Berkurangnya ruang publik merupakan ciri dan kharakter sebuah perencanaan kota yang tidak humanis, karena banyak hal masyarakat yang terabaikan. Kondisi yang kurang humanis dalam sebuah kota biasanya akan menciptakan kerawanan terhadap konflik sosial maupun krisis lingkungan, hal ini disebabkan salah satunya karena kurangnya ruang ruang terbuka untuk berinteraksi maupun kurangnya ruang terbuka hijau sebagai katalisator lingkungan perkotaan.

Menuju perencanaan kota dan wilayah yang humanis atau detailnya menuju perencanaan tata ruang yang humanis diharapkan menurunkan beban ekologis maupun sosial dari pertumbuhan suatu wilayah atau kota. Ujungnya adalah menciptakan sebuah kota yang layak huni serta mematahkan sebuah paradoks "sebuah perencanaan kota yang parsial memunculkan 2 buah permasalahan kota lainnya".
Dengan perencanaan kota yang humanis diharapkan mampu membentuk sebuah pameo "pemecahan sebuah permasalahan perencanaan kota mampu memcahkan 2 buah permasalahan kota lainnya"

Perkotaan yang humanis sangat dekat kaitannya dengan kota hijau, dimana faktor elemen - elemen kota hijau adalah titik tolak sebuah pembangunan kota yang humanis. Dalam menuju komitmen perencanaan wilayah dan kota yang humanis, pada tahun 2013 kegiatan - kegiatan yang ada di Bidang Penataan Ruang, DCKKTR Kabupaten Banyumas memfokuskan pada pengembangan maupun pengembangan elemen - elemen fisik kota yang berkiblat pada pengembangan kota ramah pada penghuninya yang antara lain berupa :
  • Pembangunan trotoar yang hijau
  • Rehabilitasi trotoar
  • Pembangunan taman - taman kota
  • Pembangunan ruang terbuka hijau
Selain kegiatan fisik yang mengarah ke elemen - elemen green city, kegiatan non fisik (perencanaan) di Bidang Penataan Ruang DCKKTR Kabupaten Banyumas juga mengarah terhadap berbagai perencanaan kota yang humanis, dimana dalam semua perencanaan perkotaan yang akan disusun mengarah terhadap peningkatan eksistensi serta pemanfaatan ruang yang ramah terhadap lingkungan serta ramah terhadap seluruh penghuni yang ada.

Sebuah komitmen bersama semua elemen di Kabupaten Banyumas dimana dengan atau tanpa kegiatan P2KH (Program Pengembangan Kota Hijau) yang dicanangkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum, Kabupaten Banyumas akan mengembangkan kota - kota yang ada didalamnya menjadi kota - kota yang ramah terhadap semua elemen yang ada didalamnya.  
 


Mari kita jadikan Perkotaan di Kabupaten Banyumas mempunyai image "Dimana Alam Tersenyum Pada Semua Mahluk"  .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar